VIRUS – materi biologi kelas 10 semester 1

189

VIRUS

A. Sejarah Penemuan Virus

1. A. Meyer (Jerman, 1882)
➥ Menemukan bintik kuning pada daun tembakau yang sifatnya menular dengan bukti saat ekstrak daun tembakau disuntikkan maka tanaman lain tertular.

2. D. Ivanosky (Rusia, 1893)
➥Meneliti ulang penelitian A. Meyer. Ekstrak daun tembakau yang tertular penyakit bintik kuning disaring dengan saringan bakteri lalu disuntikkam ke tembakau yang sehat, namun tembakau masih terserang. Kemudian dia berasumsi penyebab penyakit itu lebih kecil dari bakteri.

3. M. Beinjerink (Belanda, 1897)
➥Organisme penyerang tembakau dapat bereprduksi dan tidak dapat dibiarkan pada medium untuk bakteri. Apabila mikroorganisme tersebut dimasukkan dalam alkohol tidak mati.

4. Wendel Stanley (Amerika, 1935)
➥Meskipun patogen dikristalkan masih dapat menyebabkan penyakit. Penelitian tersebut dapat mengetahui bahwa penyebab penyakit tersebut adalah virus TMV (Tobacco Mosaic Virus)

B. Pengertian

Kata virus diambil dari bahasa latin artinya racun atau bersifat membunuh.

Virus merupakan agen penginfeksi yang berada antara bentuk hidup dan tidak hidup.

Virus sebagai makhluk hidup dapat bereproduksi cepat dalam sel inangnya dan dapat bermutasi.

Virus sebagai benda mati tidak dapat melakukan metabolisme dan tumbuh berkembang karena tidak memiliki sitoplasma dan organel sel.

C. Ciri-ciri Virus

1. Berukuran ultramikrokropis.
2. Parasit sejati (obligatif).
3. Berbentuk oval, bulat, heliks, batang, polyheral, dan kompleks (virus T).
4. Hanya bereproduksi pada sel hidup.
5. Dapat dilihat dengan mikroskop elektron.
6. Dapat dikristalkan.
7. Asam nukleat terdiri atas DNA dan RNA
8. Aseluler
9. Bersifat patogen
10. Tidak dapat mensitesis protein karena tidak memiliki ribosom.

D. Struktur Tubuh Virus

1. Satu unit virus disebut virion.
2. Asam nukleat berupa DNA dan RNA.
3. Selubun protein (kapsid).
4. Unit-unit kecil penyusun tubuh virus disebut kapsomer.

E. Replikasi Virus

Replikasi merupakan cara virus memperbanyak diri. Virus melakukan replikasi melalui 2 daur reproduksi.

1.Daur Litik

Daur atau siklus litik adalah siklus reproduksi sel yang dilakukan dengan menghancurkan sel inang setelah melakukan replikasi.

Tahapan daur litik:

Adsorbsi ➠ virus menempel pada sel inang.

Injeksi    ➠ materi genetik pindah ke sel inang melalui penetrasi pada sitoplasma.

Eklifase  ➠ DNA virus mengambil alih DNA inang.

Sintesis   ➠ pembentukan komponen tubuh virus baru seperti kapsid, ekor, dan kepala.

Replikasi ➠ komponen tubuh virus digandakan.

Perakitin ➠ penggabungan komponen tubuh virus baru.

Lisis        ➠ pecahnya sel bakteri mengeluarkan virus-virus baru.

2. Daur Lisogenik

Daur atau siklus lisogenik adalah siklus reproduksi virus yang dilakukan tanpa mengancurkan sel inangnya, melainkan tetap berintegrasi dengan DNA dan RNA dari sel induk. Melalui siklus lisogenik, virus akan bertambah banyak ketika sel inangnya mengalami pembelahan sel

Pada dasarnya proses daur lisogenik dama dengan daur litik, namun ada 2 proses tambahan dalam daur lisogenik yaitu :

Penggabungan ➠ asam nukleat virus bergabung denan asam nukleat bakteri. Gabungan asam nukleat disebut profage.

Pembelahan ➠ pada saat bakteri membelah diri, profage ikut membelah sehingga menghasilkan bakteri-bakteri yang mengandung profage.

Pemisahan ➠ profage yang aktif mulai memisahkan diri dari rantai DNA sel inang.

F. Peranan Virus

1. Merugikan Tanaman

➲ Virus CVPD 
Penyakit degeneratif (tumor) pada batang daun jeruk yang menyerang sistem pembuluh angkut floemnya.

➲ Virus Mosaik Tembakau (TMV) 
Menyerang tembakau dengan gejala timbul bercak-bercak berwarna kuning sehingga menghambat pertumbuhannya.

➲ Virus Tungau 
Menyerang batang dan akar padi menyebabkan kerdil. Virus ini ditularkan melalui serangga wereng.

2. Merugikan hewan

➲ Rhabdo Virus
Menyerang sistem syaraf hewan (anjing, kucing, kera) yang menyebabkan penyakit rabies .

➲ Paramyxovirus
Menyebabkan Tetelo atau penyakit NCD (New castle Desease) yang menyerang sistem saraf unggas. Gejalanya yaitu menret dan batuk.

➲ Rous Sarcoma Virus (RSV)
Menyebabkan tumor pada ayam.

➲ Bovine Papilo Virus
Menyebabkan tumor pada sapi

➲ Foot and Mouth Desease
Menyebabkan penyakit pada kuku dan mulut yang menyerang hewan ternak.

3. Merugikan Manusia

➲ Poliomyelitis (Virus Polio)
Menyebabkan kelumpuhan pada anggota gerak bagian bawah karena menyerang sistem syaraf pada alat gerak balita.

➲ HIV (Human Immuno deficiency Virus)
Menyebabkan penyakit AIDS yang menyerang sel-sel darah putih limfoit T yang berakibat menurunnya kekebalan tubuh.

➲ Orthomycovirus
Menyebabkan penyakit influenza. Gejalanya panas tubuh tinggi, sesak nafas, keluar lendir pada rongga hidung, nafsu makan berkurang, pusing kepala, batuk, dan demam.

➲ Measles Virus
Menyebabkan penyakit cacar yang menyerang sel kulit dengan gejala awal demam, pilek, muncul luka cacar, yang dimulai dari wajah hingga keseluruh tubuh.

➲ Adeno Virus
Menyebabkan gangguan sistem respirasi dan menyebabkan tumor rahim. Gejalanya adalah perut sakit seperti mesntruasi dan tmbul benjolan dalam rahim.

➲ Virus Ebola
Menyebabkan penyakit ebola yang mematikan. Virus ini menyerang sel-sel pertahanan tubuh dengan gejala demam disertai pendarahan.

➲ Virus Hepatitis
Menyebabkan penyakit hepatitis B. Menyerang sel-sel hati, sehingga perut penderita membesar dan tubuh berwarna kuning.

➲ Virus Herpes
Menyebabkan penyakit Herpes yang menyerang mukus (lendir) mulut, alat kelamin, dan kulit. Gejalanya adalah kulit memerah dan muncul bintik-bintik seperti luka melepuh.

➲ Virus Rabies
Penyebab penyakit rabies yang menyerang sistem syaraf pada hewan dan manusia yang ditularkan melalui gigitan anjing, kucing, dan kera yang menderita rabies. Vaksin rabies pertamakali ditemukan oleh Louis Pasteur.

➲ Human Papilomavirus
Menyebabkan penyakit kutil pada manusia yang menyerang sel-sel kulit dan menyebabkan kanker dengan gejala muncul benjolan kulit

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here