SISTEM REPRODUKSI MANUSIA | Materi Biologi Kelas 11

188
SISTEM REPRODUKSI MANUSIA


Pada posting kali ini admin akan memberikan Rangkuman materi SMA  Lengkap kelas XI Semester 2 Kurikulum 2013 yaitu pada Bab Sistem Reproduksi Manusia yang sudah pernah ditemui di SMP kelas 9 dulu. Di SMA kelas xi ini kita dihadapkan dengan materi yang sama tapi tentunya dengan tingkat kesulitan yang berbeda.

Untuk mengetahui secara lengkap mengenai struktur, fungsi, organ, proses, dan gangguan pada Sistem Reproduksi Manusia, simaklah ulasan lengkapnya berikut ini.



Analisis Materi 


Tingkat Kesulitan : HARD

Peta Materi 


A. Stuktur dan Fungsi Organ Reproduksi Manusia
1. Organ Reproduksi Pria
a. Struktur dan Fungsi
    1) Organ Reproduksi Luar
         a) Penis
         b) Skrotum
    2) Organ Reproduksi Dalam
         a) Testis
         b) Saluran Kelamin
         c) Kelenjar Kelamin 
b.Proses-proses dalam Organ Reproduksi 
2. Organ Reproduksi Wanita 
    a. Struktur dan Fungsi
        1) Organ Reproduksi Luar
        2) Organ Reproduksi Dalam 
     b. Proses-proses dalam Organ Reproduksi 
        1) Oogenesis
        2) Siklus Menstruasi
            a) Fase Menstruasi
            b) Fase Pra-Ovulasi
            c) Fase Ovulasi
            d) Fase Pasca-Ovulasi 
3) Fertilisasi,Gestasi,Persalinan

B. Penyakit, Gangguan, dan Perawatan Organ Reproduksi 

     1. Penyakit dan Gangguan Organ Reproduksi 
     2. Perawatan Organ Reproduksi 

Analisis dan Peta materi di stas semoga dapat mempermudah kalian untuk mempelajari materi pada bab Sistem Reproduksi Manusia. Setelah mengetahui tingkat kesulitan dan apa saja yang akan kita pelajari pada bab Sistem Reproduksi Manusia, mari kita simak lebih dalam materinya.


A. Stuktur dan Fungsi Organ Reproduksi Manusia

1. Organ Reproduksi Pria

Gambar tersebut menunjukkkan bagian bagian dari organ reproduksi pria
Gambar Organ Reproduksi Pria

a. Struktur dan Fungsi

1) Organ Reproduksi Luar


a) Penis 

Merupakan alat untuk memasukkan sperma ke saluran kelamin wanita. Dalam penis terdapat tiga rongga yang terdiri atas dua jaringan spons korpus kavernosa dan jaringan spons korpus spongiosum yang membungkus uretra.

b) Skrotum

Merupakan kantong yang membungkus testis. Skrotum dapat mengerut dan mengendur untuk menyesuaikan suhu lingkungan.

2) Organ Reproduksi Dalam

Organ reproduksi pria bagian dalam
Gambar Organ Reproduksi Bagian Luar

a) Testis
Memiliki fungsi memproduksi sperma melalui proses spermatogenesis dan testosteron.
Dalam testis terdapat tubulus seminiferus yang menjadi tempat pembentukan sperma.

b) Saluran Kelamin

Memiliki fungsi menyalurkan sperma dari testis keluar dari testis. Saluran kelamin pria terdiri atas:


➤epididimis(tempat penyimpanan sperma sementara),
➤vas deferens(saluran penghubung epididimis menuju vesikula seminalis), 
saluran ejakuasi(saluran penghubung vesikula seminalis dengan uretra), 
uretra(saluran reproduksi terakhir)


    c) Kelenjar Kelamin 
    Saat sperma melalui saluran kelamin sperma mengalami penambahan cairan-cairan kelamin. Cairan tersebut diantaranya adalah : 


    Vesikula seminalis : penghasil enegi sperma
    Kelenjar prostat : memberi suasana basa pada cairan sperma.
    Kelenjar cowper : mengasilkan cairan yang bersifat basa.

      b.Proses-proses dalam Organ Reproduksi 

      Proses yang terjadi dalam organ reproduksi manusia adalah spermatogenesis.

      Spermatogenesis  melibatkan
      Spermatogonium (sel induk spermatozoa) : penghasil sperma
      Sel sertoli : pemberi nutrisi spermatozoa
      Sel Leydig : penghasil hormon testosteron


        Spermatogenesis dipengaruhi beberapa hormon
        LH : merangsang sel Leydig untuk menghasilkan testosteron
        FSH : merangsang sel sertoli menghasilkan ABP.

          Spermatogenesis beberapa tahap
          Tahap penggandaan : sel primordial mengalami penggandaan berulang-ulang.
          Tahap pertumbuhan : Spermatogonia tumbuh dan berkembang membentuk spermatosist primer.
          Tahap pematangan : Spermatosit primer membelah secara meiosis membentuk dua spermatosit sekunder (haploid)

            2. Organ Reproduksi Wanita 

            Gambar Organ Reproduksi Wanita
            Gambatr Organ Reproduksi Wanita

            a. Struktur dan Fungsi

            1) Organ Reproduksi Luar

             Gambar organ reproduksi wanita bagian luar
            Gambar Organ Reproduksi Wanita Bagian Luar

            a) Vulva : celah paling luar alat kelamin wanita.

            b) Labium : bagian yang membatasi vulva. Labium ada dua yaitu labium mayora(bagian lur) dan labium minora(bagian dalam). Antara dua labium tersebut terdapat klitoris yang mengandung banyak pembuluh darah dan ujung saraf.      

            2) Organ Reproduksi Dalam      

            a) Vagina : Saluran akhir organ reproduksi wanita yang bermuara di vulva dan mengandung banyak lendir. Lendir berguna saat koitus dan memudahkan kelahiran bayi.

            b) Uterus : Rongga besar pertemuan oviduk kanan dan kiri. Fungi uterus adalah sebagai tempat pertumbuhan dan perkembangan embrio hingga siap lahir.

            c) Oviduk/tuba fallopi : sepasang saluran yang ujungnya berbentuk corong. Fungi oviduk sebagai tempat terjadinya fertilisasi.

            d) Ovarium : penghasil ovum.

            b. Proses-proses dalam Organ Reproduksi 

            1) Oogenesis ( pembentukan sel telur/ovum)

            a) Tahap penggandaan : Sel primordial membelah secara mitosis membentuk oogonia yang bersifat diploid. Tahap ini terjadi ketika masih dalam kandungan/janin.

            b) Tahapertumbuhan :Oogonium mengalami pembelahan mitosis membentuk oosit primer (diploid). Tahap ini terjadi ketika bayi sampai mengalami puber.

            c) Tahapematangan : Terjadi perubahan hormonal dalam tubuh anak perempuan. Tahap ini terjadi setelah mengalami puber.

            Oosit sekunder mempunai fungsi :
            Mengaktifkan sperma agar bergerak lebih cepat.
            Menarik Sperma
            Mengumpulkan sperma di sekitar ovum

              2) Siklus Menstruasi

               Siklus Menstruasi
              Gambar Siklus Menstruasi

              Wanita dewasa akan mengalami menstruasi yang terjadi apabila sel telur tidak mengalami pembuahan/fertilisasi yang mengakibatkan luruhnya sel telur dah laisan endometrium. Umumnya siklus menstruasi terjadi selama 28 hari.

              a) Fase Menstruasi : Terjadi bila ovum tidak dibuahi sperma.

              b) Fase Pra-Ovulasi : Hipotalamus menghaslkan hormon gonadotripon yang merangsang pembentukan FSH.

              c) Fase Ovulasi : Peningkata kadar estrogen mengakibatkan terhambatnya pembentukan FSH sehingga hipofisis melepaskan LH.

              d) Fase Pasca-Ovulasi : LH merangsang folikel yang telah kosong menjadi korpus luteum yang tetapmenghasilkan estrogen dan progesteron. 

              Hormon-hormon selama siklus menstruasi memiliki fungsi sebagai berikut :
              a) Fungsi FSH

              Merangsang pembentukan folikel de Graaf dalam ovarium
              Memacu pembentukan estrogen

                b) Fungsi LH
                Merangsang Ovulasi dan perkembangan korpus luteum
                Merangsang ovarium memproduksi progesteron

                  c) Fungsi Estrogen 

                  Merangsang hipofisis membentuk LH
                  Menghambat produksi FSH

                    d) Fungsi Progesteron
                    Memacu pembentukan endometrium
                    Menghambat produksi FSH
                    Menghambat produksi LH

                      3) Fertilisasi,Gestasi,Persalinan

                      a) Fertilisasi
                      Fertilisasi adalah proses pembuahan sel telur oleh sel sperma yan terjadi di dalam tuba fallopi. Sebelum fertilisasi terlebih dahulu terjadi kopulasi atau persetubuhan.

                      Tahapan fertilisasi : 

                      Proses Fertilisasi-Pembelahan zigot-Morula-Blastula-Gastrula

                      b) Gestasi (kehamilan)
                      Selama proses kehamilan terbentuk membran kehamilan yaitu :

                      Sakus vitelinus/kantong telur : merupakan pelebaran endodermis. Kantong telur merupakan tempat pembentukan sel darah dan pembuluh darah.
                      Korion : Membran terluar embrio.
                      Amnion : kantong berisi cairan tempat embrio berada dan berfungsi melindungi janin dari tekanan, benturan, dan perubahan suhu.
                      Alantois : Membran pembentukan tali pusar.

                        c) Persalinan
                        Proses persalinan terjadi ketika usia mencapai 38 minggu dan siap dilahirkan. Proses persalinan dipengaruhi hormon berikut :
                        Estrogen dihasilkan oleh plasenta
                        Oksitosin dihasilkan oleh hipofisis ibu dan janin.
                        Prostagladin dihasilkan oleh membran janin.


                        B. Penyakit, Gangguan, dan Perawatan Organ Reproduksi

                        1. Penyakit dan Gangguan Organ Reproduksi

                        a. AIDS

                        Penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia yang diakibatkan oleh virus HIV.
                        Gejala :
                        Berat badan turun drastis
                        Demam tinggi, diare, dan batuk berkepanjangan
                        Kelainan kulit dan iritasi
                        Pembengkakan kelenjar getah bening di seluruh tubuh
                        Indfeksi jumur di mulut dan kerongkongan

                          b. Sifilis (raja singa)

                          Penyakit yang disebabkan oleh Treponema Pallidum. 
                          Gejala :
                          3-4 minggu normal.
                          6-12 minggu timbul benjolan disekitar alat kelamin disertai pusing dan nyeri tulang.
                          2-3 tahun mengalami masa laten yaitu tidak mengalami gejala apapun.
                          5-10 tahun menyerang susunan saraf otak, pembuluh darah, dan jantung.

                            c. Keputihan

                            Keputihan ditandai dengan keluarnya cairan putih kental yang berbau tidak sedap dari vagina. Penyakit ini terjadi akibat infeksi jamur maupun bakteri. Keputihan akibat jamur Chlamydia trachomatis disbut klamidiasis sedangkan infeksi oleh jamur Candida albicans disebut kandidiasis. Keputihan juga diakibatkan oleh bakteri Gardnerella.

                            d. Gonorrhoe

                            Penyakit organ reproduksi ini diakibatkan oleh Neisseria gonorrhoee. Selama 2-10 hari setelah terinfeksi tidak ada gejala. Stelah itu penderita mengalami gejala nyeri, merah, bengkak, dan bernanah pada alat kelaminnya.

                            e. Epididimitis

                            Epididimitis adalah peradangan pada saluran reproduksi pria (epidedemis).

                            f. Orkitis

                            Orkitis adalah peradangan pada testis yangdisebabkan oleh bakteri dan virus.

                            g. Prostatitis

                            Prostatitis adalah kelainan pada prostat akibat inflamasi kelenjar prostat.

                            h. Kanker Genitalia

                            Terjadi pada organ reproduksi wanita yaitu vagina, serviks, dan ovarium.

                            i. Herpes Genitalis

                            Diakibatkan oleh virus herpes simplex dengan masa tenggang 4-7 hari sesudah virus masuk dalam tubuh.

                            j. Trikomoniasis Vaginalis

                            Diakibatkan oleh parasit Trychomonas vaginalis.

                            k. Kutil Kelamin

                            Diakibatkan oleh Human Papilloma Virus(HPV). Gejalanya terdapat kutil pada alat kelamin.

                            l. Uretritis

                            Uretritis adalah peradangan uretra oleh Chlamydia trachomatis dan Ureplasma urealyticum atau virus herpes. Gejalanya keluar cairan putih kental yang tersa panas dan sakit  saat buang air kecil.

                            2. Perawatan Organ Reproduksi 

                            a. Merawat Organ Reproduksi Wanita
                            Membersihkan alat kelamin setelah buang air kecil
                            Menjaga alat kelamin tetap kering
                            Menggunakan celana dalam yang tidak terlalu ketat
                            Tidak menahan buang air keci
                            Jika menggunakan antiseptik cukup dua minggu sekali
                            Tidak memberi bedak pada daerah kewanitaan karena dapat menimbulkan kanker

                              b. Merawat Organ Reproduksi Pria
                              Mengurangi mandi air panas karena dapat mengganggu spermatogenesis
                              Tidak menggunakan celana ketat untuk melindungi testis
                              Menghindari minuman beralkohol dan rokok
                              Menerapkan pola hidup sehat

                                Cukup sekian materi tentang Sistem Reproduksi Manusia dai Synaoo.com. 

                                Semoga sajian materi yang diberikan dapat bermanfaat bagi kalian.

                                Wassalamualaikum.









                                LEAVE A REPLY

                                Please enter your comment!
                                Please enter your name here