Secara estimologi, sosiologi berasal dari bahasa latin, yaitu socius artinya teman dan logos artinya ilmu pengetahuan. Jadi arti dari kata sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat.

Adapun tokoh-tokoh yang berjasa dalam mengembangkan ilmu sosiologi antara lain:

  • Karl Marx (Jerman)
  • Vilfredo Pareto (Italia)
  • Pitrim A. Sorokin (Rusia)
  • Max Weber (Jerman)
  • Steinmetz (Belanda)
  • Charles Horton Cooley (USA)
  • Lester F. Ward (USA)

Sosiologi mulai muncul pada abad ke-18 yang dipopulerkan oleh filsuf berkebangsaan Prancis, yaitu Aguste Comte (1798-1857) dalam bukunya yang berjudul “Cours de Philosophie Positive.”

Aguste Comte disebut sebagai Bapak Sosiologi karena beliau yang pertama kali menggunakan istilah sosiologi dan mengkaji sosiologi secara sistematis.

Teradapat banyak pendapat para ahli yang mengutarakan pengertian sosiologi atau definisi sosiologi. Berikut ini adalah 20 Pengertian Sosiologi menurut para ahli.

Baca Juga : Tokoh Sosiologi Dunia

1. Auguste Comte

Suatu pandangan menarik dari Comte adalah bahwa sosiologi menurutnya merupakan ratu ilmu-ilmu sosial. Dalam bayangannya mengenai hierarki ilmu, sosiologi menempati kedudukan teratas di atas astronomi, fisika, ilmu kimia, dan biologi. Menurut Comte, sosiologi adalah studi tentang Statika Sosial (social statics) dan dinamika sosial (social dynamics). Dalam hal ini statika sosial mewakili stabilitas, sedangkan dinamika mewakili perubahan. Dengan memakai analogi biologi, Comte menyatakan hubungan antara statika sosial dengan dinamika sosial dapat disamakan dengan hubungan antara anatomi dan fisiologi dan menganggap masyarakat seperti organisme hidup, artinya masyarakat dapat dilihat sebagai suatu sistem yang terdiri dari bagian-bagian yang saling bergantung satu sama lain. Akan tetapi pada akhirnya Conte tidak benar-benar mengembangkan pemikiran ini.

2. Emile Durkheim

Menurut Emile Durkheim sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari fakta sosial. Fakta sosial adalah cara bertindak, berpikir, dan mampu melakukan pemaksaan dari luar terhadap individu. Adapun ciri fakta sosial adalah:

  • Bersifat eksternal terhadap individu, artinya fakta sosial berada di luar individu.
  • Bersifat memaksa individu.
  • Bersifat umum atau tersebar secara meluas dalam satu masyarakat.

3. Max Weber

Sosiologi bagi Weber adalah ilmu pengetahuan tentang tindakan sosial. Masyarakat adalah produk dari tindakan individu-individu yang berbuat dalam kerangka fungsi nilai, motif, dan kalkulasi rasional. Secara jelas, sosiologi bagi Weber adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memahami dengan cara melakukan interpretasi atas tindakan sosial. Bertitik tolak dari konsep dasar tentang tindakan sosial, Weber menyebutkan ada lima ciri pokok yang menjadi sasaran penelitian ilmu sosiologi:

  • Tindakan manusia yang menurut si aktor mengandung makna yang subjektif.
  • Tindakan nyata dan yang bersifat membatin sepenuhnya dan bersifat subjektif.
  • Tindakan yang meliputi pengaruh positif dari suatu situasi, tindakan yang sengaja diulang serta tindakan dalam bentuk persetujuan secara diam-diam.
  • Tindakan itu diarahkan kepada seseorang atau kepada beberapa individu.
  • Tindakan itu memperhatikan tindakan orang lain dan terarah kepada orang lain itu.

4. George Simmel

George Simmel mengemukakan bahwa sosiologi sebagai ilmu yang khusus dan independen yang mencakup permasalahan konsepsi masyarakat dan individu. Bentuk dan isi dari suatu interaksi timbal balik secara psikologis maupun sosiologis berkarakter abstrak yang mendasarkan pada realitas. Sosiologi sebagai suatu metode ilmiah yang mana kemampuannya dapat dipakai oleh ilmu-ilmu lain.

5. Wright Mills

Satu pernyataan yang penting dari Mills adalah bahwa untuk dapat memahami apa yang terjadi di dunia maupun apa yang ada dalam diri sendiri manusia memerlukan apa yang dinamakan dengan sociological
imagination (khayalan sosiologis). Pemikiran ini bertujuan untuk memahami sejarah masyarakat, riwayat hidup pribadi, dan hubungan antara keduanya. Untuk melakukannya diperlukan dua peralatan pokok yaitu personal troubles of millieu (gangguan pada lingkungan pergaulan bersifat pribadi) dan public issues of social structure (isu-isu umum tentang struktur sosial).

6. Peter Berger

Suatu konsep yang digeluti oleh Berger adalah ‘masalah sosiologis’. Suatu masalah sosiologis tidak sama dengan suatu masalah sosial karena masalah sosiologis menyangkut pemahaman terhadap interaksi sosial. Seorang ahli sosiologi dapat mempelajari pengangguran, kemiskinan, pelacuran (sering disebut masalah sosial), tetapi dapat pula mempelajari mengapa suatu kelompok masyarakat lebih berhasil meraih sukses daripada yang lain atau tentang kemajuan lainnya.

7. Alex Inkeles

Inkeles menyebutkan bahwa sosiologi mempunyai tiga pokok bahasan yang khas yaitu hubungan sosial, institusi, dan masyarakat. Hubungan sosial merupakan ‘molekul’ kehidupan sosial. Hubungan sosial merupakan satuan analisis khas sosiologis. Sistem kompleks hubungan sosial itulah yang akan membentuk institusi. Menurut Inkeles, sosiologi tidak hanya membahas bagian-bagian tertentu masyarakat melainkan dapat pula mempelajari masyarakat itu sendiri sebagai satuan analisis.

8. Pitirim Sorokin

Menurut Sorokin, sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari:

  • Hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial (misalnya, antara gejala ekonomi dengan agama, keluarga dengan moral, hukum dengan ekonomi, gerak masyarakat dengan politik, dan lain sebagainya).
  • Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala-gejala nonsosial (misalnya, gejala geografis, biologis, dan sebagainya).
  • Ciri-ciri umum semua jenis gejala-gejala sosial.

9. Roucek dan Warren

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok-kelompok.

10. William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff

Sosiologi adalah penelitian secara ilmiah terhadap interaksi sosial dan hasilnya adalah organisasi sosial.

11. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial.

12. J.A.A. Van Doorn dan C.J. Lammers

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur-struktur dan proses-proses kemasyarakatan yang bersifat stabil.

13. Karl Marx

Karl Marx tidak secara eksplisit menuliskan definisi atau pengertian sosiologi, namun studinya tentang ekonomi menjadi landasan teori-teori sosiologi. Dalam ’The Communist Manifesto’, menurutnya masyarakat (proletar) harus dibebaskan dari penyakit sistem kapitalis yang akan menghancurkannya. Sosiologi dapat digunakan sebagai alat untuk mengagkat kaum tertindas melawan penindas dan mewujudkan cita-cita masyarakat tanpa kelas.

14. Emile Durkheim

Pengertian sosiologi menurut Durkheim yaitu ilmu sosiologi adalah ilmu yang mempelajari fakta dan institusi sosial.

15. Soerjono Soekanto

Soejorno Soekanto mendefinisikan pengertian sosiologi adalah ilmu yang mempelajari kemasayarakat secara umum dan berupa mendapatkan pola-pola sosial yang tampak di masyarakat.

16. John Lewis Gillin dan John Philip Gillin

Menurut mereka berdua dalam buku karangannya yang berjudul “Cultural Sociology” pengertian sosiologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi yang timbul dalam kehidupan manusia”

17. Mayor Polak

Definisi sosiologi menurut Mayor Polak adalah ilmu yang mempelajari masyarakat secara keseluruhan.

18. Pitrim A. Sorokin

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari:

  • Hubungan dan pengaruh timbal balik antara bermacam-macam gejala-gejala sosial.
  • Hubungan dan pengaruh timbal balik antara gejala sosial dengan gejala nonsosial.
  • Ciri-ciri umum semua jenis gejala sosial.

19. Herbert Spencer

Sosiologi adalah penyelidikan tentang susunan-susunan dan proses-proses kehidupan sosial sebagai suatu keseluruhan.

20. Prof. Dr. P.J Bouman

Sososiologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hubungan sosial antarsesama manusia.

Berdasarkan berbagai pengertian menurut para ahli tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa sosiologi dapat diartikan sebagai berikut.

Sosiologi adalah ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari gejala-gejala sosial secara umum dari kehidupan antarmanusia dalam masyarakat.

Sekian pembahasan mengenai pengertian sosiologi menurut para ahli dari Synaoo.com. Semoga pembahasan pengertian sosiologi yang diberikan dapat bermanfaat.

Terimakasih