Pengertian Manajemen Pendidikan Islam – Manajemen pendidikan Islam menyatakan bahwa manajemen pendidikan Islam adalah suatu proses penataan atau pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang melibatkan sumber daya manusia muslim dan menggerakkannya guna mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien sebagaimana tergambar dalam pengertian di atas.”

Muhaimin menyatakan bahwa manajemen pendidikan ialah manajemen yang diterapkan dalam pengembangan pendidikan. Dalam artian ini, ia merupakan seni dan ilmu mengelola sumber daya pendidikan Islam untuk mencapai tujuan pendidikan Islam secara efektif dan efisien. Manajemen pendidikan lebih bersifat umum untuk semua aktifitas pendidikan pada umumnya, sedangkan manajemen pendidikan Islam lebih spesifik lagi mengarah pada manajemen yang diterapkan dalam pengembangan pendidikan Islam

Pendidikan Islam walaupun mengandung perincian terhadap manajemen pendidikan seperti yang terkandung dalam manajemen pendidikan mutakhir, namun sudah pasti ja mengandung berbagai prinsip umum yang menjadi dasar manajemen pendidikan Islam sehingga dapat sejalan dengan kemajuan dan perkembangan yang baik.

Manajemen pendidikan Islam memuat berbagai prinsip umum yang fleksibel sehingga ia bisa sejalan dengan kemajuan dan perkembangan yang baik. Sehingga manajemen pendidikan lslam dapat dirumuskan sebagai berikut: “Manajemen pendidikan Islam adalah suatu proses penataan/pengelolaan lembaga pendidikan Islam yang melibatkan sumber daya manudia muslim dan non muslim dalam menggerakkannya guna mencapai tujuan pendidikan Islam secara efktif dan efisien”.

Manajemen yang tidak efektif, yaitu manajemen yang tidak herhasil memenuhi tujuan karena adanya mismanajemen. Manajemen yang “efektif cetapi tidak efisien”, yaitu manajemen yang berhasil mencapai tujuannya akan tetapi melalui penghamburan atau pemborosan (tenaga, waktu dan biaya). Sedangkan manajemen yang “efisien” adalah manajemen yang berhasil mencapai sasarannya dengan sempurna, cepat, tepat dan selamat.

Suatu pekerjaan dikatakan efektif ialah kalau pekerjaan itu memberi hasil yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan semula, dengan kata lain kalau pekerjaan iru sudah mampu merealisasikan tujuan lembaga Pendidikan Islam dalam aspek yang dikerjakan, dalam hal ini yang melaksanakan pekerjaan itu adalah manajer. Efektifitas manajer hanya dapat berwujud abila manajer mampu melaksanakan perannya sebagai manajer untuk mencapai tujuan Pendidikan Islam yang telah ditetapkan.

Reddin memberikan beberapa gambaran tentang perilaku manajer yang efekuif. Perilaku tersebut antara lain:

  • mengembangkan potensi para bawahan
  • tahu tentang apa yang diinginkan dan giar mengejarnya, memiliki motivasi yang tinggi,
  • memperlakukan bawahan secara berbeda-beda sesuai dengan individunya,
  • bertindak secara tim manajer.

Seorang manajer tidak hanya memanfaatkan tenaga bawahannya yang sudha ahli atau trampil demi kelancaran organisasi yang dia pimpin saja, melainkan juga seharusnya memberikan kesempatan bahkan menghimbau/memberi jalan agar para bawahan dapat meningkatkan keahlian atau ketrampilannya. Dengan cara ini mutu lembaga Pendidikan Islam akan semakin meningkat.

Baca Juga : Definisi Manajemen Pendidikan Islam

Pustaka : Shulhan, Muwahid, dan Soim. 2013. Strategi Dasar Menuju Peningkatan Mutu Pendidikan Islam. Yogyakarta : Teras.