Pembangunan Ekonomi : Pengertian, Tujuan, Faktor, Indikator, Dampak dan Contoh

42
pembangunan ekonomi

Pembangunan ekonomi menjadi hal yang sangat penting bagi semua negara di dunia. Suatu negara yang lamban dalam melakukan pembangunan ekonomi akan semakin tertinggal oleh negara-negara lain.

Pada pembangunan ekonomi, masyarakat merupakan pelaku utamanya. Sedangkan pemerintah hanya berperan memberi bimbingan dan arahan kepada masyarakat serta mendukung jalannya pembangunan ekonomi agar tujuan pembangunan dapat tercapai.

Pengertian Pembangunan Ekonomi

Pembangunan ekonomi adalah suatu proses perubahan menuju arah perbaikan yang dilakukan secara sadar dan terencana untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Komponen Utama Pembangunan

1. Pembangunan Sebagai Suatu Proses

Artinya, pembangunan merupakan suatu tahap yang harus dijalani oleh setiap warga masyarakat atau negara. Setiap negara harus menjalani tahap-tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur dan sejahtera.

2. Pembangunan Sebagai Suatu Usaha Meningkatkan Pendapatan

Artinya pembangunan merupakan tindakan aktif yang harus dilakukan oleh negara dalam rangka meningkatkan pendapatan per kapita. Oleh karena itu, partisipasi aktif masyarakat, pemerintah, dan semua komponen dalam suatu negara sangat dibutuhkan pada proses pembangunan. Suatu usaha perlu dilakukan karena kenaikan pendapatan per kapita mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat.

3. Peningkatan Pendapatan Dalam  Jangka Panjang

Perekonomian suatu negara dapat dinyatakan berkembang apabila pendapatan per kapita penduduk meningkat dalam jangka panjang. Hal ini bukan berarti bahwa pendapatan per kapita harus mengalami kenaikan terus menerus. Dengan adanya peningkatan ekonomomi rata-rata dari tahun ke tahun, pendapatan per kapita negara tersebut tetap naik meskipun muncul gangguan yang sifatnya sementara.

Faktor-Faktor Pembangunan Ekonomi

1. Faktor Ekonomi

Faktor ekonomi ialah faktor yang terdiri atas modal fisik atau berwujud yang dimiliki oleh suatu negara dan dapat digunakan sebagai alat untuk melaksanakan pembangunan.

Berikut adalah modal berwujud yang termasuk faktor ekonomi:

  • Sumber daya alam (SDA)
  • Sumber daya manusia (SDM)
  • Modal
  • Teknologi dan kewirausahaan

2. Faktor Non Ekonomi

Faktor non ekonomi diantaranya faktor sosial, faktor politik, dan faktor administratif. Contoh faktor non ekonomi ialah etos kerja masyarakat dan pemerintah, kesetabilan dan keamanan negara, kondisi sosial budaya masyarakat, serta kemudahan layanan birokrasi.

Tujuan Pembangunan Ekonomi

Hasil pembangunan harus dirasakan oleh seluruh warga negara. Adapun pelaksanaan pembangunan harus memiliki tujuan sebagai berikut.

  1. Meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
  2. Memperluas distribusi barang-barang pokok.
  3. Memberbaiki mutu pendidikan.
  4. Meningkatkan pendapatan masyarakat.
  5. Meningkatkan pemahaman dan tingkah laku masyarakat dalam kebudayaan.
  6. Memperluas pilihan ekonomi dan sosial.
  7. Menghindari kemungkinan adanya inflasi.

Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi

1. Indikator Moneter

  • Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Meningkat

PDB adalah total produksi barang dan jasa yang dihasilkan dalam suatu wilayah dalam waktu tertentu. Pembangunan dapat dikatakan berhasil apabila terjadi peningkatab PDB dari tahun ke tahun.

  • Pendapatan Per Kapita Meningkat

Pendapatan per kapita adalah perbandingan antara PDB dengan jumlah penduduk. Pendapatan per kapita dapat menggambarkan hasil pembangunan karena memperhitungkan jumlah penduduk dan memperlihatkan kesejahteraan masyarakat di suatu negara.

2. Indikator Non Moneter

  • Indikator Sosial

Indikator sosial digunakan untuk mengukur keberhasilan pembangunan suatu negara meliputi tingkat pendidikan dasar, kesamaan gender, penurunan tingkat kematian bayi, penurunan kematian ibu melahirkan, dan kesehatan reproduksi. Perbaikan dalam bidang-bidang tersebut dapat menjadi indikasi keberhasilan pembangunan.

  • Indeks Kualitas Hidup Meningkat

Indeks kualitas hidup adalah indeks non ekonomi untuk mengukur kesejahteraan masyarakat. Indeks kualitas hidup merupakan gabungan dari 3 indikator yaitu kematian bayi, angka harapan hidup mulai umur satu tahun, dan presentase tingkat melek huruf.

  • Indeks Pembangunan Manusia

Indeks pembangunan manusia merupakan gabungan dari indeks harapan hidup, indeks pendidikan, dan indeks standar hidup layak.

  • Indikator Campuran

Indikator campuran atau indikator susenas inti meliputi aspek pendidikan, kesehatan, perumahan, angkatan kerja, keluarga berencana dan fertilitas, tingkat konsumsi per kapita, kriminalitas, perjalanan swasta, dan akses terhadap media massa.

Masalah-Masalah Pembangunan Ekonomi Negara Berkembang

1. Kemiskinan dan Ketimpangan Pendapatan

Kemiskinan adalah ketidak mampuan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, tempat tinggal, pakaian , pendidikan, dan kesehatan.

Sedangkan ketimpangan sendiri merupakan perekonomian yang hanya terpusat di daerah-daerah tertentu sehingga menyebabkan ketidakmerataan distribusi pendapatan masyarakat.

2. Pengangguran

Pengangguran menggambarakan ketidakseimbangan antara jumlah sumber daya manusia dan lapangan pekerjaan. Kondisi ini menunjukkan kurang optimalnya pemanfaatan sumber daya ekonomi berupa angkatan kerja. Masalah pengangguran masih ditemui di hampir seluruh negara berkembang. Penyelesaian masalah pengangguran menuntut partisipasi aktif masyarakat dan pemerintah.

3. Tingginya Tingkat Inflasi

Inflasi adalah kenaikan haraga barang secara terus menerus dalam jangka waktu yang lama. Inflasi dapat terjadi dikarenakan jumlah uang beredar dalam masyarakat secara berlebihan. Jika harga barang terus mengalami kenaikan sementara pendapatan masyarakat tetap, maka masyarakat tidak akan mampu memenuhi kebutuhannya.

4. Kerusakan Sumber Daya Alam

Pemanfaatan sumber daya alam yang tidak sesuai dengan ketentuan akan berakibat pada kerusakan alam. Kerusakan alam menjadi salah satu penyebab rusaknya hasil pembangunan ekonomi seperti gedung, jembatan, jalan, dan infrastuktur lainnya.

Dampak Pembangunan Ekonomi

1. Dampak Positif Pembangunan

  • Kegiatan perekonomian akan berjalan lebih lancar dan mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi.
  • Terciptanya lapangan kerja yang dibutuhkan oleh masyarakat, sehingga pegangguran berkurang.
  • Jumlah lapangan kerja yang semakin meningkat dapat memperbaiki tingkat pendapatan nasional.
  • Terjadi perubahan struktur perekonomian dari agraris menjadi industri, membuat kegiatan perekonomian semakin beragam dan dinamis.
  • Kualitas SDM akan semakin meningkat, ilmu pengetahuan dan teknologi akan berkembang dengan pesat. Sehingga berimbas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

2. Dampak Negatif Pembangunan

  • Pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik berakibat pada rusaknya lingkungan hidup.
  • Lahan pertanian semakin menipis karena proses industrialisasi.
  • Hilangnya habitat alam baik hayati atau hewani.

Kebijakan Pembangunan

Berikut ini adalah beberapa kebijakan pembangunan nasional oleh pemerintah melalui Bappenas.

  • Kebijakan perencanaan : berkaitan dengan penyusunan rencan pembangunan nasional.
  • Kebijakan penganggaran : berkaitan dengan penyusunan alokasi pendanaan.
  • Kebijakan pemantauan dan evaluasi pelaksanaan perencanaan pembangunan nasional.
  • Kebijakan penanganan permasalahan mendesak dan bersekala besar sesuai penugasan presiden.

Strategi Pembangunan Nasional Indonesia

  • Mengembangkan koridor pembangunan ekonomi Indonesia dengan membangun pusatperekonomian di setiap pulau.
  • Memperkuat hubungan nasional baik lokal maupun internasional.
  • Mempercepat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hasil Pembangunan Nasional Indonesia

Hasil pembangunan dapat berwujud fisik dan nonfisik.

1. Hasil Pembangunan Berwujud Fisik

  • Bertambahnya berbagai macam infrastruktur dan sarana publik.
  • Bertambahnya sumber energi untuk kebutuhan masyarakat.
  • Meningkatnya sarana prasarana pendidikan dan kesehatan.

2. Hasil Pembangunan Berwujud Nonfisik

  • Meningkatnya kualitas birokrasi.
  • Stabilnya perekonomian.
  • Penghargaan pada kebudayaan hasil kreativitas dan inovasi.
  • Iklim investasi cenderung stabil
  • Mutu pendidikan dan kesehatan meningkat.

Baca Juga : 10 Tips Belajar Efektif dan Efisien yang Wajib Dicoba

Sekian materi dari Synaoo.com tentang Pembangunan Ekonomi pelajaran ekonomi kelas 11 semester 1 kurikulum 2013.

Semoga materi yang disampaikan dapat bermanfaat dan membantu proses belajar sobat synaoo.

Selamat Belajar !!!

 

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here