MATERI GENETIK | Materi Biologi Kelas 12

1729

MATERI GENETIK

Salam Synaoo,
Pada materi kali ini, Synaoo.com akan memberikan rangkuman materi SMA lengkap pelajaran Biologi Kelas XII Semester 1 Kurikulum 2013 yaitu pada Bab Materi Genetik.
Rangkuman Materi Bab Materi Genetik Versi PDF DOWNLOAD

Genetika
Genetika

Materi genetik terbentuk dari gen, DNA, dan kromosom.

Gen merupakan pembawa sifat yang terdapat pada rantai DNA.
DNA yang mengandung gen berikatan dengan protein membentuk kromosom.
A. Kromosom
Kromosom adalah struktur padat yang terdiri atas protein dan asam nukleat.
1. Struktur Kromosom
· Kromatid: salah satu dari dua lengan hasil replikasi kromosom.
· Kromomer: struktur berbentuk manik-manik akumulasi dari materi kromatin.
· Sentromer: daerah perlekukan di sekitar pertengahan kromosom
· Satelit: bagian kromosom berbentuk bulatan dan terletak di ujung lengan kromatid.
· Telomer: daerah terujung kromosom.
2. Bentuk Kromosom
bentuk kromosom

· Telosentrik: letak sentromer di ujung, memiliki satu lengan, berbentuk bintang
· Metasentrik: letak sentromer di tengah, memiliki 2 lengan sama panjang, berbentuk huruf V.
· Akrosentrik: letak sentromer di dekat ujung dan memiliki 2 lengan tidak sama panjang.
· Submetasentrik: letak sentromer hampir di tengah, panjang kedua lengan hampir sama, dan berbentuk seperti huruf L.
3. Tipe-tipe kromosom
· Autosom/kromosom tubuh (A) : tidak menentukan jenis kelamin
· Gonosom/kromosom seks: menentukan jenis kelamin dan terdiri atas kromsom X dan Y. Jika kromosom XX maka berjenis kelamin perempuan, dan jika kromosom XY berjenis kelamin laki-laki.
4. Jumlah kromosom
Manusia memilik 46 kromosom, yaitu 44 autosom dan 2 gonosom.
· Laki-laki :
– 22 AA + XY
– 44 A + XY
· Perempuan :
– 22 AA + XX
– 44 A + XX
B. DNA (deoxyribonucleic acid)
1. Pengertian
DNA adalah tempat penyimpanan informasi genetik. DNA merupakan penyusun gen. DNA terdapat dalam kromoson, mitikondria, dan kloroplas.
2. Struktur DNA
struktur dna
 
DNA tersusun atas nukleotida (polinukleotida).
Nukleotida terdiri atas :
a. Gugusan gula berupa gula deoksiribosa.
b. Gugus fosfat.
c. Basa nitrogen. Basa nitrogen terbagi menjadi purin (guanin dan adenin) dan pirimidin (sitosin dan timin)
3. Model Struktur DNA
Molekul DNA berebentuk seperti  tangga tali terpilin ganda (double helix).
· Pirimidin : Sitosin (S) dan Timin (T)
· Purin : Adenin (A) dan Guanin (G)
4.  Replikasi DNA
Replikasi DNA merupakan kemampuan DNA membentuk DNA yang sama persis dengan dirinya sendiri.
Teori replikasi DNA:
a. Teori konservatif
Bentuk struktur double helix DNA lama tetap, lalu menghasilkan struktur double helix DNA baru.
b. Teori semikonservatif
Struktur double helix DNA memisahkan diri dan setiap pita tunggal mencetak pita pasangannya.
c. Teori dispersif
Struktur double helix DNA terputus-putus, lalu segmen-segmen itu membentuk segmen baru dan bergabung dengan segmen lama membentuk DNA baru.
Enzim yang berperan:
a. Enzim helikase: menghidrolisis rantai ganda polinukleotida menjadi dua rantai tunggal mononukleotida.
b. Enzim polimerase: merangkai rantai mononukleotida untuk membentuk DNA baru.
c. Enzim ligase: menyambung ulir tunggal DNA baru.
C. RNA (Ribonucleic Acid)
RNA adalah asam nukleat yang dibentuk oleh DNA melalui proses transkripsi. RNA berada di sitoplasma, lebih tepatnya ribosom dan nukleus.
1. Struktur RNA
· Gula ribosa
· Gugus fosfat
· Basa nitrogen
– Pirimidin : Sitosin (C) dan Urasil (U)
– Purin : Adenin (A) dan Guanin (G)
2. Macam-macam RNA
· RNA duta (RNA-d) / Massenger RNA (mRNA)
RNA-d berfungsi membawa informasi DNA dari inti sel ke ribosom. Informasinya berupa triplet basa pada RNA-d yang disebut kodon. Kodon merupakan komplemen dari kodogen.
· RNA transfer (RNA-t)
RNA-t berfungsi menerjemahkan kode-kode yang dibawa oleh RNA-d menjadi asam amino. Urutan basa nitrogen pada RNA-t disebut antikodon.
· RNA ribosom (RNA-r)
RNA-r berfungsi sebagai perakit dalam sintesis protein yang bergerak ke satu arah sepanjang RNA duta.
3. Sintesis Protein
Sintesis protein adalah proses penerjemahan urutan asam amino yang akan disintesis menjadi polipeptida. Proses tersebut melalui tahap ekspresi gen yaitu transkripsi dan translasi.
Tahapan sintesis protein:
a. Transkripsi (pencetakan)
·  Double helix DNA membuka dan satu pitanya mencetak ARN duta (mRNA).
·  Pita DNA yang mencetak mRNA disebut peta sense, dan yang tidak mencetak mRNA disebut pita anti sense.
·  Urutan basa nitrogen yang terdapat pada ARN duta selanjutnya disebut kode genetik.
·  mRNA meninggalkan nukleus dengan membawa kode genetik ke sitoplasma.
b. Translasi (penerjemahan)
·  mRNA yang membawa kodon melekat pada ribosom.
·  tRNA menerjemahkan kodon
·  Setiap satu kodon terdiri dari 3 basa nitrogen yang selanjutnya membentuk asam amino.
·  tRNA membawa asam amino.
·  tRNA bergabung dengan RNAd sesuai pasangan basa nitrogennya.
·  Asam amino akan berderet-deret dalam urutan yang sesuai dengan kode sehingga terbentuk protein.
Kode RNA dalam sintesis protein
Kode genetik adalah urutan 4 macam basa nitrogen yaitu adenin (A), urasil (U), sitosin (C), dan guanin (G) disepanjang DNA-d yang membentuk suatu triplet yang disebut kodon.
Kode genetik dibawa RNA-d untuk disampaikan pada RNA-t pada sintesis protein, pada kamus kode genetik terdapat 64 kombinasi triplet kodon untuk 20 macam asam amino.
Itulah materi singkat bab Materi Genetik dari Synaoo.com.
Semoga yang diberikan dapat membantu proses belajar teman-teman.
Salam Synaoo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here