Halo sobat Synaoo !!! Pada postingan kali ini kita akan belajar Bab Materi dan Perubahannya. Nah materi ini dapat sobat temui di pelajaran kimia kelas 10 semester 1.

Ok, berikut ini adalah pembahasan selengkapnya mengenai Materi dan Perubahannya.

KLASIFIKASI MATERI

Materi adalah segala sesuatu yang menempati ruang dan memiliki massa.

Adapun klasifikasi materi dibagi menjadi dua, diantaranya.

1. Zat Tunggal

Zat tunggal dibagi menjadi unsir dan senyawa.

a. Unsur

Unsur adalah zat tunggal yang tidak dapat diuraikan menjadi zat lain dengan reaksi kimia biasa.

Nama Unsur (Indonesia)Nama LatinLambang Unsur
NatriumNatriumNa
NitrogenNitrogenN
TembagaCuprumCu
KlorinChlorineCl
MagnesiumMagnesiumMg

b. Senyawa

Senyawa adalah zat tunggal yang dapat diuraikan menjadi zat yang lebih sederhana dengan reaksi kimia biasa.

Senyawa merupakan gabungan kimiawi antara dua jenis unsur atau lebih. Unsur-unsur tersebut menyusun senyawa dengan perbandingan massa yang tetap. Senyawa memiliki sifat yang berbeda dengan sifat unsur pembentuknya.

Contoh senyawa yaitu gula, urea, garam, asam sulfat, amonia, karbondioksida, dan air.

2. Campuran

Campuran adalah gabungan dari beberapa zat tunggal yang dipisahkan dengan cara fisika. Jenis campuran yaitu larutan, koloid, dan suspensi. Contoh campuran diantaranya air laut, udara, tinta, sirup, tanah, dan darah.

a. Jenis-Jenis Campuran

  • Larutan adalah campuran yang homogen. Zat terlarut dan pelarut dalam larutan tidak dapat dibedakan. Contoh : air laut, sirup, dan udara.
  • Suspensi adalah campuran yang memiliki partikel kasar dan bersifat heterogen. Zat-zat yang ada dalam suspensi memiliki bidang batas. Contoh : pasir dalam air.
  • Koloid adalah campuran yang ukuran partikelnya terletak antara larutan dan suspensi. Secara mikroskopis koloid dapat terlihat homogen, akan tetapi jika dilihat menggunakan mikroskop elektron koloid bersifat heterogen (terdapat bidang batas antar komponen). Contoh : susu, santan, tinta, dan kabut.

b. Pemisahan Materi

Pemisahan campuran dapat dilakukan dengan cara fisika, yaitu:

  • Penyaringan, yaitu pemisahan campuran berdasarkan ukuran partikelnya. Contoh : memisahkan pasir dari air sungai dengan menggunakan kertas saring.
  • Sentrifugasi, yaitu pemisahan campuran dengan cara diputar dengan kecepatan tinggi. Contoh : pemisahan serum dari darah.
  • Distilasi, yaitu pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik didih. Contoh : penyulingan minyak bumi dan pengolahan air murni dari air laut.
  • Kristalisasi, yaitu pemisahan campuran dengan cara menguapkan pelarut sehingga meninggalkan zat terlarut. Contoh : pembuatan garam.
  • Sublimasi, yaitu pemisahan zat yang mudah menyublim dari campurannya dengan zat yang tidak dapat menyublim. Contoh : pemurnian kapur barus yang tercampur pasir.
  • Kromatografi, yaitu pemisahan campuran berdasarkan perbedaan partisi zat pada fase diam dan fase geraknya. Jenis-jenis kromatografi diantaranya kromatografi kertas, kromatografi lapis tipis silica gel (TLC), dan kromatografi gas. Contoh : pemisahan zat warna pada tinta.
  • Ekstraksi, yaitu pemisahan campuran berdasarkan daya larutnya pada pelarut tertentu. Contoh : pemisahan minyak kemiri dari biji kemiri.

c. Kadar Zat Campuran

Kadar zat dalam campuran menunjukkan hubungan kuantitatif dari zat-zat penyusun suatu campuran. Kadar zat dalam campuran dapat dinyatakan dengan perhitungan sebagai berikut.

  • Persen massa, menyatakan jumlah gram komponen dalam setiap 100 gram campuran.
  • Persen Volume, menyatakan jumlah volume komponen dalam setiap 100 mL campuran.
  • Bagian per sejuta (bpj) atau part per million (ppm), menyatakan jumlah bagian komponen per sejuta dari suatu campuran.

PERUBAHAN MATERI

1. Perubahan Fisika

Perubahan fisika adalah perubahan materi yang tidak menghasilkan zat baru.

Contoh :

  • Es mencair
  • Gula melarut
  • Air menguap
  • Kapur barus menyublim

2. Perubahan Kimia

Perubahan kimia adalah perubahan materi yang menghasilkan zat baru.

Ciri Perubahan Kimia :

  • Perubahan warna
  • Perubahan suhu
  • Terjadi pengendapan
  • Terbentuk gas

Contoh :

  • Pembusukan
  • Perkaratan
  • Fermentasi
  • Pelapukan
  • Fotosintesis

Sekian pembahasan mengenai bab materi dan perubahannya. Semoga pembahasan materi dan perubahannya dari Synaoo.com dapat bermanfaat.

Selamat Belajar !!!