KONSEP EKONOMI

Konsep Ekonomi

Konsep Ekonomi

 Salam Synaoo,

Pada postingan artikel kali ini, synaoo.com akan membagikan materi bab konsep ekonomi.
 
A. Kebutuhan Ekonomi
Kebutuhan adalah barang atau jasa yang dibutuhkan untuk dapat bertahan hidup dengan layak.
Penggolongan kebutuhan  :
– Menurut intesitasnya (kebutuhan primer, sekunder, dan tersier)
– Menurut bentuk dan sifatnya (kebutuhan jasmani dan rohani)
– Menurut waktu (kebutuhan sekarang dan mendatang)
– Menurut subjeknya (kebutuhan individu dan kelompok)
B. Kelangkaan Sumber Daya
1. Pengertian Kelangkaan
Kelangkaan adalah kesenjangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang terbatas.
2. Akibat Kelangkaan
Akibat dari kelangkaan adalah sulitnya memperoleh barang atau jasa dan harga menjadi mahal.
3. Faktor Penyebab Kelangkaan
– Pertumbuhan ekonomi yang lambat.
– Keterbatasan kemampuan produksi.
– Kondisi geografis yang berbeda.
– Perbedaan ilmu teknologi.
4. Upaya Untuk Mengatasi Kelangkaan
– Pola hidup sederhana.
– Memanfaatkan sumber daya dengan bijak.
– Membuat skala prioritas.
– Mengelola keuangan secara efisien.
– Menemukan sumber daya alternatif.
C. Masalah Pokok Ekonomi
1. WHAT (Barang apa yang akan diproduksi)
Pernyataan what berkaitan dengan jenis dan jumlah barang atau jasa yang akan diproduksi oleh produsen dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
2. HOW (Bagaimana barang diproduksi)
Pernyataan how berkaitan dengan metode produksi yang akan diterapkan oleh produsen dengan tujuan untuk menghasilkan barang atau jasa yang berkualitas secara efisien.
3. FOR WHOM (Untuk siapa barang diproduksi)
Pernyataan for whom berkaitan dengan penentuan pasar sasaran untuk mengetahui karakteristk sasaran produk yang dituju dilakukan survei terlebih dahulu.
D. Sistem Ekonomi
1. Sistem Ekonomi Tradisional
Sistem ekonomi tradisional adalah seistem ekonomi yang menjalankan perekonomian berdasarkan tradisi dan adat istiadat.
Ciri-ciri :
– Bergantung pada SDA.
– Belum ada pembagian kerja.
– Teknologi sederhana.
– Untuk memenuhi kebutuhan, bukan mencari laba.
2. Sistem Ekonomi Komando/Terpusat
Sistem ekonomi komando adalah sistem ekonomi yang seluruh kegiatan ekonomi dipegang oleh pemerintah pusat.
Ciri-ciri :
– Sumber daya ekonomi dikuasai negara.
– Kegiatan ekonomi, jenis dan pembagian kerja diatur pemerintah.
– Pemerintah memiliki hak monopoli dalam kebijakan ekonomi.
– Distribusi barang dan pendapatan merata.
– Kreativitas individu dibatasi.
3. Sistem Ekonomi Liberal/Pasar
Sistem ekonomi liberal adalah sistem ekonomi yang memeberikan kebebasan kepada masyarakat dalam kegiatan ekonomi yang bergantung pada mekanisme pasar.
Ciri-ciri :
– Kegiatan ekonomi tidak dicampuri oleh pemerintah.
– Sumber produksi dikuasai oleh swasta.
– Masyarakat bebas berkreasi dalam kegiatan ekonomi.
– Efektivitas dan efisiensi produksi tinggi.
– Kegiatan ekonomi berorientasi pada laba.
– Perekonomian cenderung tidak stabil.
– Barang yang dihasilkan berkualitas.
4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi campuran adalah sistem ekonomi yang menggabungkan sistem ekonomi komando dan sistem ekonomi liberal.
Ciri-ciri :
– Barang modal dan sumber daya vital dikuasai oleh pemerintah.
– Kebijakan ekonomi pemerintah dibuat agar tercipta persaingan sehat.
– Peran pemerintah dan swasta seimbang.
5. Sistem Ekonomi Indonesia
Indonesia menganut sistem ekonomi Pancasila. Pemerintah berperan sebagai pelaku ekonomi sekaligus pengatur dan pengawas kegiatan ekonomi.
Ciri-ciri :
– Sesuai perkembangan dan ideologi bangsa.
– Berlndaskan Pancasila dan UUD 1945.
– Mengutamakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
– Kegiatan ekonomi merupakan usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
– Sumberdaya ekonomi yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara.
– Penggunaan sumber daya ekonomi berorientasi pada kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Itulah materi singkat dari synaoo.com tentang Konsep Ekonomi.

Semoga yang diberikan dapat membantu proses belajar teman-teman.

Salam Synaoo.