Kedatangan Bangsa Portugis di Indonesia

Kedatangan Bangsa Portugis di Indonesia – Pada abda ke-15 merupakan periode baru ba gi kehidupan bangsa-bangsa Barat. Pada abad tersebut berkaitan erat dengan berkembangnya imu pengetahuan, teknologi, dan semangat untuk menemukan dunia baru dengan melakukan penjelajahan samudera.

Dari penjelajahan yang dilakukan bangsa Barat tersebut ditemukanlah daerah-daerah baru di dunia Timr. Bangsa Barat mengenal dunia Timur sebagai penghasil rempah-rempah yang mereka butuhkan. Oleh karena itu, bangsa Barat berlomba-lomba untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama dalam bidang pelayaran. Selanjutnya, daerah-daerah baru yang ditemukan, termasuk Indonesia dimanfaatkan untuk memperluas kekuasaan dan menanamkan pengaruhnya.

Salah satu bangsa Barat yang pertama kali menginjakkan kaki ke Indonesia yaitu bangsa Portugis.

Kedatangan Portugis ke Indonesia

Penjelajahan bangsa Portugis didukung oleh Pangeran Henry putra Raja Portugis. Keberhasilan Henry menggerakkan kegiatan pelayaran memberi inspirasi bagi para penjelajah Portugis untuk berlayar lebih jauh, terutama untuk menemukan kepulauan rempahrempah. Ekspedisi pertama untuk menemukan kepulauan rempah-rempah dipimpin oleh Bartholomeus Diaz 1450-1556, Jalur yang ditempuh melalui pantai barat Afrika hingga berhasil mencapai ujung selatan Afrika, yaitu di Tanjung Harapan.

Ekspedisi Portugis seianjutnya dipimpin oleh VaSCO da Gama yang berangkat pada tahun 1497.

vasco da gama

Perjalanan yang dilakukan rombongan ini memutari Tanjung Harapan kemudian menyisir pantai timur Afrika dan berlabuh di Calicut (India) pada tanggai 20 Mei 1498. Ekspedisi ini berhasil membawa pulang rempah-rempah ke Portugis. Meskipun demikian Vasco da Gama tidak berhasil menjalin hubungan baik dengan para penguasa setempat di Calicut. Keberhasilan Vasco da Gama mencapai Calicut menjadi berharga bagi bangsa Portugis.

Menguasai Malaka

Pada tahun 1509 Portugis menempatkan Alfonso d’ Albuquerque sebagai wakil Portugis di India. Di bawah kepemimpinan Alfonso d Albuquerque Portugis berhasil menguasai bandar Goa pada tahun 1510. Selanjutnya, bandar Goa dijadikan markas besar Portugis. Setelah berhasil menguasai Goa, Portugis mulai mengincar Malaka. Untuk menguasai Malaka, Alfonso d’Albuquerque menghimpun satu armada dengan sembilan belas kapal berkekuatan 800 orang yang terdiri atas pelayar dan serdadu. Pada tanggal 10 Agustus 1511 Portugis berhasil menaklukkan Malaka dan Alfonso d’Albuquerque diangkat menjadi penguasa di Malaka.

kedatangan bangsa portugis di indonesia

Setelah berhasil menguasai Malaka, Alfonso d’ Albuquerque mengutus tiga kapal Portugis untuk berlayar menemukan ”Kepulauan Rempah-Rempah” di Indonesia Timur (Maluku) Rombongan ini dipimpin oleh Antonio de Abreau dan didampingi oleh Francisco Serrao. Rombongan de Abreau berhasil mencapai pelabuhan Gresik di Jawa Timur, tetapi salah satu kapal mereka hilang di perairan antara Jawa dan Banda. Kapal yang dipimpin de Abreau kemudian mampu mencapai tanah Ternate pada tahun 1512, sedangkan kapal yang dipimpin oleh Serrao hanya dapat mencapai Hitu (Ambon sebelah utara) karena kapalnya rusak diterjang badai.

Memonopoli Perdagangan Ternate

Kedatangan Portugis di Ternate mendapat sambutan baik dari Sultan Terbate. Sambutan baik yang diberikan Sultan Ternate ini disebabkan karena Ternate ingin meminta bantuan Portugis untuk melawan Tidore. Pada waktu yang bersamaan, Ternate memang tengah berseteru dengab Tidore. Sebagai imbalannya, Ternate mengizinkan Portugis melakukan monopoli perdagangan di sekitar Ternate.

Sekian pembahasan mengenai kedatangan Bangsa Portugis di Indonesia dari Synaoo.com. Semoga pembahasan yang diberikan mudah dipahami dan dapat membantu proses belajar sobat.

Terimaksih.

"Pendidikan adalah senjata paling ampuh untuk mengubah dunia"