Pengangguran merupakan masalah klasik yang menjadi sorotan setiap negara di dunia. Banyak sedikitnya jumlah orang yang menganggur dapat menjadi indikator kesejahteraan sebuah negara. Pengertian pengangguran pada umumnya adalah orang yang tidak bekerja.

Terdapat berbagai jenis atau macam-macam pengangguran dan penyebab orang menganggur. Dampak pengangguran sangat memengaruhi kondisi sebuah negara, dan kebanyakan dampak yang ditimbulkan adalah dampak negatif. Cara mengatasi pengangguran yang paling ampuh tentunya dengan menambah jumlah lapangan kerja.

Baca Juga : Materi Ketenagakerjaan Lengkap

Pengertian Pengangguran

Apakah pengertian pengangguran?

Pengangguran adalah jumlah angkatan kerja yang tidak dapat terserap dunia kerja atau tidak bekerja.

Pengertian lain dari pengangguran atau tuna karya adalah istilah untuk orang yang tidak bekerja sama sekali, sedang mencari kerja, bekerja kurang dari dua hari selama seminggu, atau seseorang yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan yang layak.

Jenis-Jenis Pengangguran

Baca Juga : Jenis-Jenis Pengangguran Beserta Contohnya Lengkap

Berdasarkan Jam Kerja

1. Pengangguran Terbuka

Pengangguran terbuka (open unemployment) adalah bagian angkatan kerja yang tidak bekerja atau sedang mencari pekerjaan.

2. Setengah Mengagur

Setengah menganggur (under employment) adalah tenaga kerja yang bekerja dibawah jam normal atau kurang daro 35 jam seminggu.

Macam-macam setengah menganggur:

  • Setengah Menganggur Terpaksa

Setengah menganggur terpaksa adalah orang yang bekerja kurang dari 35 jam seminggu dan masih mencari pekerjaan.

  • Setengah Mengaggur Sukarela

Setengah menganggur sukarelaadalah orang yang bekerja di bawah normal, tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain.

3. Pengangguran Terselubung

Pengangguran terselubung (disguised unemployment) adalah tenaga kerja yang bekerja secara tidak optimal karena lembaga atau perusahaan tempat ia bekerja kelebihan tenaga kerja.

Berdasarkan Penyebab

Menurut penyebab terjadinya, pengangguran dapat dibedakan sebagai berikut.

1. Pengangguran Konjungtur

Pengangguran Konkungtur atau siklikal (Cylical Unemployment) adalah pengangguran yang disebabkan adanya gelombang konjungtur atau perubahan naik turunnya perekonomian.

2. Pengangguran Struktural

Pengangguran struktural (Structural Unemployment) adalah pengangguran yang disebabkan oleh perubahan struktur dan corak kegiatan ekonomi sebagai akibat dari perkembangan ekonomi.

3. Pengangguran Peralihan

Pengangguran peralihan atau friksional atau tradisional (Frictional Unemployment) adalah pengangguran yang terjadi karena adanya perpindahan tenaga kerja dari satu sektor ke sektor lain atau dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lain.

4. Pengangguran Musiman

Pengangguran musiman (Seasonal Unemployment) adalah pengangguran yang terjadi karena pengaruh musim.

Pengangguran musiman biasanya terjadi pada sektor pertanian yang terdapat masa tunggu antara masa tanam dan masa panen.

5. Pengangguran Tekonologi

Pengangguran Teknologi (technological Unemployment) adalah pengangguran yang disebabkan karena tanaga manusia digantikan oleh teknologi sebagai tenaga mesin.

Penyebab Pengangguran

  1. Jumlah angkatan kerja lebih banyak daripada lapangan kerja.
  2. Teknologi yang semakin maju.
  3. Kurangnya pendidikan dan keterampilan angkatan kerja.
  4. Kemiskinan.
  5. Pemutusan hubungan kerja (PHK).
  6. Persaingan pasar global.
  7. Informasi lowongan kerja sulit diakses pencari kerja.
  8. Harapan bagi calon pekerja terlalu tinggi.
  9. Stabilitas ekonomi, sosial, politik, dan keamanan suatu negara terganggu.

Dampak Negatif Pengangguran

  1. Menurunnya permintaan dan penawaran
  2. Tingakat Investasi menurun
  3. Memacu tindak kriminalitas
  4. Angka kemiskinan bertambah
  5. Terganggunya stabilitas ekonomi, sosial, dan politik
  6. Penerimaan negara berkuran
  7. Menurunnya tingkat pajak penghasilan
  8. Pembangunan ekonomi nasional terhambat

Cara Mengatasi Pengangguran

  1. Mengembangkan industri padat karya.
  2. Mengalakkan balai latihan kerja agar keahlian angkatan kerja meningkat.
  3. Meningkatkan mobilitas modal.
  4. Memberikan kemudahan bagi investor berinvestasi.
  5. Memberikan kemudahan kredit produktif.
  6. Mendukung pertumbuhan sektor industri kecil.
  7. Mempercepat penyebaran akses informasi lowongan kerja.

Sekian materi dari Synaoo.com tentang Pengertian pengangguran, jenis, penyebab, dampak negatif, dan cara mengatasinya. Semoga materi yang diberikan dapat memberikan manfaat dan menambah pengetahuan kita.

Terimakasih.