Jenis-Jenis Majas, Pengertian dan Contohnya Lengkap

45
jenis-jenis majas

Jenis-Jenis Majas, Pengertian dan Contohnya– Karya sastra merupakan refleksi pemikiran perasaan, dan keinginan pengaran lewat bahasa. Setiap karya sastra menggunakan simbol yang memiliki makna tersendiri. Simbol-simbol dalam karya sastra diungkapkan dalam bentuk bahasa yang khas.

Puisi, prosa fiksi, dan drama memiliki simbol-simbol tersendiri yang biasanya diungkapkan dalam bahasa yang digunakan penulis.

Penulis mengungkapkan perasaan, pikiran, dan idenya dengan bahasa yang khas. Simbol-simbol yang digunakan penulis untuk mengungkapkan ide dan perasaanya tersebut memiliki makna tersendiri. Simbol-simbol itulah yang akan dimaknai dan ditafsirkan oleh pembaca. Simbol yang dipakai adalah simbol yang memang telah dikenal untuk menggambarkan sesuatu, baik oleh penutur maupun lawan bicara.

Selain menggunakan simbol, penulis karya sastra juga menggunakan majas dalam karyanya.

Pengertian Majas

Majas atau gaya bahasa adalah cara pengarang atau seseorang dalam mempergunakan bahasa sebagai alat mengekspresikan perasaan dan buah pikiran yang terpendam dalam jiwanya.

Majas digunakan dalam penulisan karya sastra, termasuk di dalamnya puisi dan prosa. Umumnya puisi dapat mempergunakan lebih banyak majas dibandingkan dengan prosa.

Jenis-Jenis Majas

Majas Perbandingan

1. Majas Personifikasi

Majas personifikasi adalah majas yang melukiskan suatu benda dengan memberikan sifat-sifat manusia kepada benda-benda mati sehingga seolah-olah mempunyai sifat seperti manusia atau benda hidup.

Contoh :

  • Rumput ilalang melambai-lambai.
  • Baru tiga kilometer berjalan, mobilnya sudah batuk-batuk.
  • Sang surya mulai tersenyum kepadaku.

2. Majas Metafora

Majas metafora adalah majas perbandingan yang melukiskan sesuatu dengan perbandingan langsung dan tepat atas dasar sifat yang sama atau hampir sama.

Contoh :

  • Sekertaris itu adalah tangan kanan Direktur perusahaan besar.
  • Si raja rimba memangsa rusa.
  • Aminah adalah bunga desa yang disukai banyak pria.

3. Majas Hiperbola

Majas hiperbola adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mengganti peristiwa atau tindakan sesungguhnya dengan kata-kata yang lebih hebat pengertiannya untuk menyangatkan arti.

Contoh :

  • Ayah membanting tulang untuk menghidupi keluarga.
  • Karena gagal dalam usahanya, pamanku banting stir menjadi petani.
  • Orang itu rela memeras keringat demi anaknya.

Majas Sindiran

1. Majas Ironi

Majas ironi adalah majas sindiran yang melukiskan sesuatu yang menyatakan sebaliknya dengan makud menyindir orang.

Contoh : 

  • Pandai sekali kamu, Bahasa Indonesiamu mendapat nilai 4.
  • Kamu memang rajin sekali, bangun jam 10 siang.

2. Majas Sinisme

Majas sinisme adalah majas sindiran yang menggunakan kata-kata sebaliknya seperti majas ironi, tetapi kasar.

Contoh :

  • Itukah yang dinamakan bekerja?

3. Majas Sarkasme

Majas sarkasme adalah majas sindiran yang terkasar atau langsung menusuk ke dalam perasaan.

Contoh :

  • Otakmu memang otak udang.
  • Kamu hanya sampah masayarakat.

Majas Penegasan

1. Majas Pleonasme

Majas pleonasme adalah yang menggunakan sepatah kata yang sebenarnya tidak perlu dikatakan lagi karena arti kata tersebut sudah terkandung dalam kata yang diterangkan.

Contoh :

  • Salju putih sudah mulai turun ke bawah.

2. Majas Repitisi

Majas Repitisi adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mengulang kata atau beberapa kata berkali-kali yang biasanya dipergunakan dalam pidato.

Contoh :

  • Kita junjung dia sebagai pemimpin, kita junjung dia sebagai pelindung, kita junjung dia sebagai pembebas kita.

Majas Pertentangan

1. Majas Antitesis

Majas antitesis adalah majas yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kepaduan kata yang berlawanan arti.

Contoh :

  • Cantik atau tidak, kaya atau miskin, bukanlah suatu ukuran nilai seorang wanita.

2. Majas Paradoks

Majas paradoks adalah majas yang melukiskan sesuatu seolah-olah bertentangan. Padahal, maksud sesungguhnya tidak bertentangan karena objeknya berlainan.

Contoh :

  • Hatinya sunyi tinggal di Kota Jakarta yang ramai.

Baca Juga : Penggunaan Tanda Baca yang Benar menurut EYD

Sekian rangkuman materi tentang jenis-jenis majas, pengertian, beserta contohnya. Semoga materi majas ini dapat bermanfaat bagi teman-teman.

Selamat Belajar !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here