Jenis-Jenis Koperasi Beserta Contohnya

51
jenis-jenis koperasi

Jenis-Jenis Koperasi – Koperasi adalah badan uasha yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, koperasi menjalankan fungsi dan peran tertentu.

Landasan koperasi diantaranya landasan idiil (Pancasila), landasan struktural (UUD 1945 Pasal 33 Ayat 1), landasan operasional (UU No 25 Tahun 1992) dan landasan mental (kesetiakawanan dan kesadaran pribadi).

Selain berlandaskan kekeluargaan, koperasi juga berlandaskan kemandirian dan keadilan.

Koperasi sendiri memiliki ciri-ciri berupa kumupulan orang bukan kumpulan modal, mencerminkan gerakan ekonomi rakyat, wadah ekonomi dan sosial, serta usaha bersama yang berasaskan kekeluargaan.

Baca Juga : Fungsi da

Apa Saja Jenis-Jenis Koperasi?

Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, jenis koperasi dibedakan berdasarkan tingkatan dan jenis lapangan usaha yang dijalankan oleh tiap-tiap koperasi.

Berdasarkan Tingkatan dalam Pendiriannya

1. Koperasi Primer

Koperasi primer adalah koperasi unit terkecil yang anggotanya minimal berjumlah dua puluh orang. Pembentukan koperasi primer akibat persamaan kepentingan ekonomi antar anggota.

Daerah kerja koperasi primer meliputi satu lingkungan pekerjaan, satu kelurahan, atau satu desa.

Contoh Koperasi Primer diantaranya koperasi ibu-ibu PKK di kecamatan, Koperasi Unit Desa (KUD).

2. Koperasi Pusat

Koperasi pusat adalah koperasi yang beranggotakan minimal lima koperasi primer yang berbadan hukum. Koperasi pusat digunakan untuk menampung semua kegiatan yang belum dapat dilakukan atau dikelola oleh koperasi primer.

Wilayah kerja koperasi pusat mencakup satu daerah kota atau kabupaten.

3. Koperasi Gabungan

Koperasi gabungan adalah koperasi yang beranggota minimal tiga koperasi pusat yang berbadan hukum. Koperasi gabungan mengelola dan melaksanakan kegiatan yang belum dapat dilakukan oleh koperasi pusat.

Wilayah kerja koperasi gabungan meliputi satu daerah tingkat provinsi.

4. Koperasi Induk

Koperasi induk adalah koperasi yang beranggotakan minimal tiga koperasi gabungan yang berbadan hukum.

Wilayah kerja koperasi induk meliputi seluruh wilayah Indonesia.

Berdasarkan Jenis Lapangan Usaha

Setiap jenis usaha koperasi memiliki pengelolaan yang hampir sama. Akan tetapi, tiap-tiap koperasi memiliki teknik dan lapangan usaha yang berbeda. Jenis-jenis lapangan usaha koperasi dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Koperasi Konsumsi

Koperasi konsumsi adalah koperasi yang bergerak dalam bidang jasa konsumsi atau menyediakan barang kebutuhan untuk keperluan anggota dan masyarakat. Barang yang disediakan di koperasi konsumsi adalah barang kebutuhan pokok dan barang kebutuhan sehari-hari.

Contoh koperasi konsumi diantaranya koperasi pegawai negeri (KPN), koperasi sekolah, dan koperasi mahasiswa. Koperasi konsumsi dibentuk untuk membantu anggota dan masyarakat sekitar memperoleh barang-barang konsumsi yang berkualitas secara terjangkau.

2. Koperasi Produksi

Koperasi produksi adalah koperasi yang beranggotakan para penghasil atau produsen suatu barang untuk memperlancar dan meningkatkan kualitas hasil produksi dan pemasaran produknya. Pada koperasi produksi juga menyediakan bahan baku bagi kegiatan produksi para anggotanya.

Contoh koperasi produksi antara lain koperasi perajin batik, koperasi peternak sapi perah, serta koperasi perajin tahu dan tempe.

3. Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi simpan pinjam adalah koperasi yang memberikan layanan keuangan berupa simpanan dan pinjaman bagi anggotanya. Pinjaman yang diberikan koperasi dapat digunakan untuk tujuan produktif ataupun konsumtif. Koperasi simpan pinjam memperoleh modal dana dari simpanan anggota dan akan dipinjamkan kepada anggota yang membutuhkan dana. Koperasi simpan pinjam sering disebut sebagai koperasi kredit.

4. Koperasi Jasa

Koperasi jasa adalah koperasi yang memberikan pelayanan jasa kepada anggotanya, baik di bidang keuangan maupun jasa transportasi. Contoh koperasi jasa adalah koperasi angkutan Jakarta (Kopaja), koperasi wahana kalpika, koperasi taksi Surakarta (Kosti), dan koperasi angkutan Bekasi (Koasi).

5. Koperasi Serbausaha

Koperasi serbausaha adalah koperasi yang bergerak di berbagai bidang ekonomi, seperti konsumsi, produksi, jasa, dan perkreditan. Koperasi serbausaha sangat dekat dengan kehidupan masyarakat desa, terutama dalam memenuhi kebutuhan petani dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani. Contoh koperasi serbausaha adalah koperasi unit desa (KUD).

Sekian pembahasan mengenai jenis-jenis koperasi dari Synaoo.com. Semoga materi yang diberikan dapat bermanfaat dan menambah wawasan koperasi kita.

Selamat Belajar !!!

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here