Dalam negara kita banyak sekali bentuk badan usaha atau yang biasa dikenal dengan perusahaan. Tidak hanya swasta, negara juga memiliki perusahaan atau badan usaha yang disebut dengan Badan Usaha Milik Negara atau disingkat BUMN. Sebagian besar badan usaha yang dikelola oleh pemerintah adalah yang memengaruhi hajat hidup orang banyak.

Berikut adalah penjelasan secara lengkap mengenai Badan Usaha Milik Negara meliputi pengertian, ciri-ciri, tujuan, bentuk-bentuk, jenis-jenis dan peran BUMN.

Pengertian BUMN

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) adalah badan usaha yang seluruh atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh negara melalui penyertaan secara langsung berasal dari kekayaan yang dipisahkan.

Baca Juga : Materi APBN Lengkap

Ciri-Ciri BUMN

  • Pemerintah memiliki wewenang dan kekuasaan untuk menetapkan kebijakan dalam BUMN.
  • Pemerintah merupakan pemegang saham tertinggi.
  • Pengawasan kegiatan BUMN dilakukan oleh lembaga yang ditunjuk pemerintah.
  • Mengutamakan pelayanan masyarakat luas.
  • Permodalan dari BUMN berstatus go public berupa saham dan obligasi.
  • Laba BUMN merupakan sumber penerimaan APBN.
  • Tanggung jawab pengelolaan BUMN berada pada direksi yang juga mewakili di luar forum.
  • Sebagai alat stabilisasi perekonomian guna menyejahterakan masyarakat.

Tujuan BUMN

  • Menyediakan barang dan jasa bagi hajat hidup masyarakat dengan harga terjangkau.
  • Memberikan pemasukan bagi negara.
  • Mencari keutungan untuk kelangsungan kegiatan badan usaha dan penerimaan negara.
  • Memberikan sumbangan bagi perekonomian nasional.
  • Memanfatkan peluang-peluang usaha yang kurang diminati oleh badan usaha swasta.
  • memberi bantuan dan bimbingan dalam bentuk usaha untuk menggerakkan ekonomi rakyat.

Keunggulan BUMN

Keunggulan dari Badan Usaha Milik Negara antara lain sebagai berikut.

  • Melayani kepentingan masyarakat umum.
  • Menambah sumber penerimaan pemerintah.
  • Kondisi BUMN lebih stabil dibandingkan badan usaha lain.
  • Kepemilikan modal relatif lebih besar.
  • Perlaukan birokrasi yang berbeda dengan swasta.
  • Akses ke sumber pendanaan lebih besar.

Kelemahan BUMN

Selain keunggulan, Badan Usaha Milik Negara juga memiliki kekurangan. Diantaranya sebagai berikut.

  • Ketergantungan pada pemerintah.
  • Kecenderungan terjadi inefisiensi dalam pengelolaan usaha.
  • Posisi monopoli yang terkadang merugikan masyarakat.
  • Aset yang besar tidak dibarengi utilitas optimal berakibat over-investment dan pemborosan.
  • Keterlibatan birokrasi yang berlangsung lama sering menyulitkan direksi bertindak objektif.

Bentuk-Bentuk BUMN

Bentuk dari BUMN ada dua, yaitu perum dan persero.

1. Perusahaan Umum (Perum)

Perusahaan umum adalah bentuk BUMN yang bergerak dalam bidang pelayanan umum, baik bidang konsumsi, produksi, maupun distribusi.

Modal perum dimiliki oleh negara dan tidak terbagi atas saham sehingga pihak luar tidak dapat menyertakan modal tanpa persetujuan menteri yang bersangkutan.

Pendirian perum ditujukkan untuk menyelenggarakan usaha penyediaan barang atau jasa yang berkualitas dan terjangkau oleh masyarakat.

Contoh BUMN berbentuk perusahaan umum diantaranya Damri, Bulog, Perumnas, Peruri, Perhutani, dan Perikanan Indonesia.

2. Perusahaan Perseroan (Persero)

Persero adalah bentuk BUMN yang sebagian besar atau seluruh sahamnya dimiliki oleh negara, dengan ketentuan minimal 51% modal dimiliki oleh negara.

Oleh karena itu persero membuka kesempatan bagi swasta untuk menanamkan modal pada badan usaha tersebut.

Ciri-Ciri Persero :

  • Modal terdiri atas saham-saham yang dapat diperjualbelikan, terutama yang berstatus go public.
  • Menteri BUMN memiliki kewenangan sebagai pemegang saham. Jika seluruh saham dimiliki pemerintah, menteri berlaku sebagai direksi.
  • Tidak mendapatkan fasilitas negara.
  • Tujuan utama mendapatkan keuntungan.
  • Pegawai persero berstatus pegawai swasta.

Peran BUMN

BUMN memiliki peran utama dalam sistem perekonomian sebagai penyedia kebutuhan masyarakat karena memegang penguasaan atas sumber daya yang ada di negara Indonesia.

  • Menghasilkan barang atau jasa untuk mewujudkan kemakmuran rakyat.
  • Laba BUMN sebagai salah satu sumber penerimaan negara.
  • Sebagai penggerak perekonomian melalui pelayanan publik.
  • Menjadi dan usaha pelopor/perintis perekonomian.
  • Menyediakan lapangan pekerjaan.
  • Mendorong percepatan Pertumbuhan dan Pembangunan Ekonomi.
  • Menunjang pelaksanaan kebijakan dan program pemerintah di bidang perekonomian.
  • Berperan aktif dalam memberikan bimbingan kegiatan bagi sektor swasta, khususnya pengusaha golongan ekonomi lemah.

Sekian pembahasan materi tentang Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Synaoo.com.

Semoga materi yang disampaikan dapt bermanfaat dan mampu menambah pengetahuan sobat synaoo.

Selamat Belajar !!!