Integrasi ialah sebuah sistem yang mengalami pembauran hingga menjadi suatu kesatuan yang utuh. Integrasi berasal dari bahasa inggris “integration” yang memiliki arti kesempurnaan atau keseluruhan. Integrasi sosial dimaknai sebagai proses penyesuaian di antara unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan masyarakat sehingga menghasilkan pola kehidupan masyarakat yang memilki keserasian fungsi. Terdapat beberapa faktor pendorong integrasi sosial. Berikut ini adalah penjelasan faktor-faktor pendorong integrasi sosial selengkapnya.

Faktor Internal

Faktor internal merupakan faktor pendorong integrasi yang berasal dari diri sendiri, yang meliputi hal-hal berikut ini.

1. Kesadaran diri sebagai makhluk sosial

Sebagai makhluk sosial, manusia selalu hidup bersama dengan manusia yang lain. Manusia tidak dapat hidup tanpa bekerja di sekitarnya. Karena itu, mereka membentuk suatu wadah atau lembaga sebagai sarana memenuhi kebutuhan hidupnya, seperti: keluarga, organisasi-organisasi, sosial kemasyarakatan (RT/RW), lembaga-lembaga, pemerintah, atau lembaga swadaya masyarakat.

2. Tuntutan kebutuhan

Setiap manusia memiliki kebutuhan hidup yang tidak terbatas. Kebutuhan manusia dari hari ke hari selalu meningkat. Sementara sebagai kunci pokok untuk memenuhi kebutuhan tersebut adalah bagaimana manusia itu dapat bekerja sama antara satu dengan lainnya. Timbulnya kerja sama berarti mendorong terciptanya integritas sosial.

3. Jiwa dan semangat gotong-royong

Jiwa dan semangat gotong-royong akan memupuk rasa solidaritas sosial dan menumbuhkan sikap saling memiliki dan merasa ikut bertanggung jawab terhadap kelangsungan hidup masyarakat sekitarnya.

Faktor Eksternal

Faktor eksternal merupakan faktor pendorong integrasi yang berasal dari luar diri sendiri, yang meliputi hal-hal sebagai berikut.

1. Tuntutan perkembangan zaman

Perkembangan zaman ditandai oleh adanya penemuan-penemuan baru, baik di bidang ilmu pengetahuan maupun teknologi. Perkembangan zaman ini sangat berpengaruh terhadap sikap, pola hidup, dan pemikiran manusia. Manusia tidak akan mungkin dapat bertahan di tempat asalnya apabila tidak ada jaminan dalam mengikuti perkembangan zaman tersebut. Karena itu, manusia terdorong untuk saling berbaur dalam berbagai kelompok guna mengikuti perkembangan zaman itu.

2. Persamaan kebudayaan

Adanya persamaan kebudayaan dapat menimbulkan pembauran tanpa ada kecurigaan atau kecemburuan sosial. Karena itu, persamaan kebudayaan dapat mempercepat terciptanya integrasi sosial.

3. Terbukanya kesempatan

Jika suatu kelompok masyarakat memberikan kesempatan untuk bergabung dan berpartisipasi tanpa membedakan suku, ras, agama maupun golongan tentu proses integrasi sosial akan berjalan dengan baik.

4. Sikap menghargai atau toleransi

Suatu realita kehidupan masyarakat yang sifatnya majemuk, pasti akan terjadi gesekan-gesekan atau kesalahpahaman. Karena itu, untuk menghindari hal tersebut, masing-masing pihak harus mempunyai sikap saling menghargai dan toleransi sehingga integrasi sosial dapat terwujud.

5. Persamaan visi, misi, dan tujuan

Persamaan visi, misi, dan tujuan akan menimbulkan kebersamaan walaupun keadaan masyarakat tersebut diwarnai kemajemukan.

6. Adanya konsensus nilai-nilai dalam masyarakat

Kesempatan terhadap nilai-nilai luhur sangat diperlukan sebagai acuan untuk membangun kehidupan bersama. Dengan adanya kesempatan terhadap nilai-nilai luhur tersebut, akan terciptanya kebersamaan dalam berjuang mengikuti arus perkembangan zaman.

7. Adanya tantangan

Adanya tantangan terhadap suatu masyarakat akan mengakibatkan timbulnya perasaan senasib-sepenanggungan. Karena itu, warga masyarakat akan merasa terpacu untuk membentuk suatu kekuatan bersama dalam menghadapi tantangan tersebut.

Menurut William Liddle, integrasi sosial akan semakin kukuh apabila tercapai hal-hal sebagai berikut.

1) Sebagai masyarakat bersepakat mengenai batas-batas teritorial negara sebagai salah satu wilayah politik.

2) Sebagian besar masyarakat bersepakat mengenai struktur pemerintahan, aturan-aturan proses politik, ekonomi, dan sosial yang berlaku bagi seluruh warga masyarakat.

Itulah beberapa faktor pendorong integrasi sosial yang terjadi dalam masyarakat. Semoga pembahasan yang dibagikan dapat bermanfaat.

Terimakasih.